PERAHU KERTAS
Dengan selembar kertas origami biru
Kutuliskan selarik namamu
Kujadikan sebuah perahu
Perahu biru kulayarkan menuju tempatmu
Yang kusengaja untuk menyentuh hatimu
Tetapi untuk menjelajah hatimu
Aku tak pernah mampu
Hatimu adalah lautan luas
Sedang aku hanyalah perahu kertas
Di samuderamu aku terhempas.
DI LANGIT SUNYI
disana aku akan menemukan warna yang
kucintai sampai mati
sembari memetik gitar yang dulu
pernah membuat hatimu mendekat
dan kunyanyikan lagu yang kau ikat
pada sebuah hakekat.
duhai adinda,
cinta memang sebuah pekerjaan sederhana
yang tak pernah selesai
dan para penyair tak pernah bosan
berurusan dengannya untuk menuntaskan
hasrat terhadap kata-kata.